Thursday, April 30, 2009

jangan tunggu hingga sangkakala yang pertama...

angin yang bertiup, akan terus menghilang. kadang2 ia lembut, kadang2 ia kencang. menanti tiupan yang seterusnya, seolah2 terperangkap dalam neraka dunia.

bila angin itu datang, ia mungkin tak selembut semalam, atau sekencang dulu. walau apa bentuknya, ia la teman bermusafir kita. baik kita hargai, sebelum ia tenggelam dalam tiupan sangkakala yang pertama. terima kasih angin...

*pencen seketika untuk bulan peperiksaan. doakan yang baik2 je sudah la yea..huhu!insya'allah jumpa lagi...

3 comments:

biskott said...

all the best, mejah!

Atiqa Saleh said...

bonne chance mejah!

anjut said...

huhu!merci a tous et toutes!